Hikmah Ramadan
Puasa Ramadan Itu Keren
Puasa Ramadan itu sebagai miniatur kehidupan yang ideal, yaitu kehidupan yang mengandung nilai-nilai kebaikan.
Oleh: Dr KH M Sudjak MAg
(Ketua MUI Jawa Timur
Ketua BPH Masjid Nasional Al Akbar Surabaya)
TRIBUNJATIMTIMUR.COM - PUASA Ramadan itu keren karena puasa Ramadan itu untuk Allah, diawasi dan dinilai oleh Allah, serta diberi pahala langsung oleh Allah. Allah berfirman di dalam Hadits Qudsi yang diriwatkan oleh Imam Bukhori yang artinya: “Semua amalan anak cucu Adam itu untuknya kecuali puasa, karena sesungguhnya Puasa itu untuk Saya dan Saya sendiri yang akan memberi pahala.”
Puasa Ramadan itu sebagai miniatur kehidupan yang ideal, yaitu kehidupan yang mengandung nilai-nilai kebaikan. Antara lain mengajar kandisiplin, contoh puasa itu dimulai dari terbit fajar sampai dengan tenggelamnya matahari.
Orang yang puasa melakukan sahur harus sebelum terbitnya fajar, jika fajar sudah terbit maka sudah tidak boleh sahur walau satu sendok atau seteguk air. Demikian juga ketika berbuka puasa harus menunggu tenggelamnya matahari, jika matahari belum tenggelam walau 5 menit maka belumboleh berbuka, itulah puasa mengajarkan disiplin.
Baca juga: Jembatan Menggalek Diperbaiki, Jalur Surabaya-Banyuwangi Dialihkan
Selain itu, melatih untuk berbagi, Rasulullah SAW bersabda yang artinya: “Ramadan adalah bulan pertolongan/berbagi, dan bulanditambahkan rezeki bagi orang mukmin, barang siapa memberi buka kepada orang yang berpuasa, maka dia mendapatkan ampunan dari dosa-dosanya, dan dibebaskan dari siksaan api neraka, dan diberi pahala seperti orang yang berpuasa yang pahala tersebut tidak dikurangi sedikitpun, lalu para sahabat bertanya:
Wahai Rasulullah tidak semua diantara kami mampu memberi buka kepada orang yang berpuasa? Maka Rasulullah menjawab; Allah memberi pahala kepada siapa yang memberi Buka Puasa walau sebiji kurma atau seteguk air atau sehirup susu.” Demikian maka puasa mengajarkan untuk berbagi sesuai dengan kemampuan.
Baca juga: Sembilan Duta Integritas di Kemenkumham Jatim Diharapkan Jadi Role Model Cegah Korupsi
Puasa melatih kejujuran. Puasa itu berbeda dengan ibadah lainnya, misalnya salat, salat itu bisa dilihat oleh orang lain bahwa kita sedang salat. Haji juga demikian bisa dilihat oleh orang lain. Tetapi berbeda dengan puasa, kalua puasa orang lain tidak tahu.
Seandainya ada seseorang yang pada malam hari ia ikut sahur bersama keluarga lalu siang hari karena lapar kemudian makan atau minum, lalu ketika Maghrib berkumpul lagi dengan keluarga untuk ikut berbuka, maka keluarga tidak tahu kalua yang bersangkutan sudah makan pada siangharinya, yang tahu hanyalah dirinya dan Allah SWT. Dan masih banyak nilai-nilai kebaikan yang terdapat di dalam pelaksanaan puasa Ramadan. Semoga bermanfaat.
Dapatkan informasi lainnya di Googlenews, klik : Tribun Jatim Timur
Ikuti saluran di Whatsapp, klik : Tribun Jatim Timur
(TribunJatimTimur.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim-timur/foto/bank/originals/Dr-KH-M-Sudjak-MAg.jpg)