Pilkada Banyuwangi 2024
Pendaftaran Ditutup, Pilbup Banyuwangi Resmi Diikuti Dua Paslon
Pada hari terakhir pendaftaran itu, tak ada lagi pasangan calon kepala daerah yang mendaftar ke KPU Banyuwangi.
Penulis: Aflahul Abidin | Editor: Haorrahman
TRIBUNJATIMTIMUR.COM, Banyuwangi - Pemilihan bupati dan wakil bupati Banyuwangi 2024 resmi diikuti oleh dua pasangan calon (paslon). Hal itu dipastikan setelah KPU menutup pendftaran calon kepala daerah untuk Pilkada Banyuwangi, Jumat (30/8/2024) tengah malam.
Pada hari terakhir pendaftaran itu, tak ada lagi pasangan calon kepala daerah yang mendaftar ke KPU Banyuwangi. Itu artinya, hanya pasangan calon Ipuk Fiestiandani - Mujiono dan Moh Ali Makki - Ali Ruchi yang mendaftarkan diri ke KPU.
Ipuk-Muji menjadi pasangan pertama yang mendaftar ke KPU Banyuwangi. Bersama ribuan pendukung, Ipuk-Muji datang ke KPU pada Rabu (28/8/2024) sekitar pukul 09.00 WIB.
Pasangan petahana itu didukung oleh belasan partai politik, baik partai parlemen maupun nonparlemen.
Sementara pasangan Ali-Ali datang ke KPU Banyuwangi sekitar pukul 13.00 WIB pada hari yang sama, dengan diantar oleh ratusan pendukung. Ali-Ali mendaftar sebagai calon kepala daerah dari usulan partai tunggal, yakni PKB.
Ketua KPU Banyuwangi Dian Purnawan menjelaskan, dua pasangan bakal calon kepala daerah itu akan berkontestasi secara resmi dalam Pilkada mendatang.
"Tanggal 29 Agustus, pada lebih dari pukul 23.59 WIB, KPU Banyuwangi menyatakan penerimaan pendaftaran bakal pasangan calon bupati dan wakil bupati Banyuwangi resmi ditutup," kata Dian, Jumat (30/8/2024).
Baca juga: Awas Penipuan Online, BRI Ungkap Cara Antisipasi Modus Baru Undian Palsu!
Pada hari terakhir, terdapat tambahan partai pengusul resmi Ipuk-Mujiono. Pada saat pendaftaran, jumlah partai pengusung sebanyak delapan. Sementara pada hari terakhir, terdapat tambahan enam partai pengusul.
Jadi total partai pengusul resmi Ipuk - Mujiono sebanyak 14, yakni PDIP, Partai Nasdem, Partai Golkar, Partai Gerindra, Partai Demokrat, PPP, PKS, PAN, Perindo, PKN, Partai Buruh, PSI, Partai Gelora, dan Partai Ummat.
Sementara pasangan Ali-Ali tetap didukung oleh satu partai, yakni PKB.
Baca juga: Tim Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Verifikasi Kesiapan Lapas Kelas IIB Pasuruan Untuk Naik Kelas
Sementara Bawaslu Banyuwangi menilai proses pendaftaran bakal calon kepala daerah Banyuwangi setelah sesuai aturan dan prosedur.
Koordinator Divisi Hukum Penyelesaian Sengketa Bawaslu Banyuwangi Lukman Wahyudi menjelaskan, kesimpulan tersebut diambil setelah Bawaslu ikut msngawasi proses pendaftaran, baik secara fisik maupun pengawasan dalam aplikasi Silon.
"Kami rasa semua sudah sesuai prosedur," kata dia.
Dapatkan informasi lainnya di Googlenews, klik : Tribun Jatim Timur
Ikuti saluran whatsapp, klik : Tribun Jatim Timur
(Aflahul Abidin/TribunJatimTimur.com)
| KPU Segera Gelar Rapat Penetapan Ipuk-Mujiono sebagai Bupati-Wakil Bupati Banyuwangi |
|
|---|
| MK Tolak Gugatan Pilkada Banyuwangi, Ipuk Ajak Pendukungnya Tak Euforia Berlebihan |
|
|---|
| Pilkada Berlangsung Kondusif, GMNI Apresiasi Kinerja KPU Banyuwangi |
|
|---|
| Difitnah Gelar Pertemuan Condong ke Paslon Tertentu, Bawaslu Lapor Polisi |
|
|---|
| Anggotanya Disebut Bertemu Bawaslu untuk Pengkondisian Pilkada, Kapolresta: Itu Tidak Benar |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim-timur/foto/bank/originals/Komisioner-KPU-Banyuwangi-2.jpg)