Berita Pasuruan
Banyak Makan Korban, Polisi Tidur di Jalan Raya Pandaan Tuai Protes
Pemasangan speed bump atau yang sering dikenal sebagai polisi tidur di ruas Jalan Raya Pandaan arean sekitar rumah makan IBC Pandaan memicu polemik.
Penulis: Galih Lintartika | Editor: Haorrahman
AW mengaku hal ini akan menjadi prioritas dan perhatian serius pemerintah daerah agar tujuan baiknya tidak membuat pengguna jalan celaka.
Selain AW, kondisi ini juga menarik perhatian Lujeng Sudarto, Direktur Pusat Studi dan Advokasi Kebijakan (PUSAKA) sebagai warga Pandaan.
"Kalau tujuannya mengatasi balap liar, kenapa tidak fokus pada penegakan hukum bagi para pelanggar. Jalan kejut ini justru membahayakan pengguna jalan lain,” terangnya.
Ia juga menambahkan, bahwa evaluasi segera harus dilakukan demi mencegah bertambahnya korban. Keamanan jalan harus menjadi prioritas utama.
“Langkah yang lebih bijak perlu diambil agar masalah balap liar tetap dapat diatasi tanpa menimbulkan risiko baru dan mengorbankan kenyamanan pengguna jalan,” urainya.
Dia berharap, pihak berwenang segera mengevaluasi kebijakan ini dan mengutamakan solusi yang tidak hanya efektif, tetapi juga aman bagi semua pengguna jalan.
“Jika terjadi kecelakaan lalu lintas, itu artinya tidak sesuai dengan tujuan penyelenggaraan pelayanan lalu lintas yang aman, selamat, tertib, lancar,” imbuhnya.
(Galih Lintartika/TribunJatimTimur.com)
Syngenta Luncurkan Benih Padi Hibrida, Tingkatkan Produktivitas hingga 13,9 Ton per Hektare |
![]() |
---|
Kejari Pasuruan Tegaskan Tak Ada “Uang Pengamanan” dalam Kasus Korupsi Dana Hibah PKBM |
![]() |
---|
Pasuruan Siapkan Insinerator di Pandaan Kapasitas 26 Ton Sampah Harian |
![]() |
---|
Dinas BMBK Pasuruan Benahi Drainase di Prigen, Dukung Program Prioritas Perbaikan Infrastruktur |
![]() |
---|
Motor Hasil Penggelapan oleh Anak Punk di Pasuruan Terungkap Saat Razia Lalu Lintas |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.