Berita Pasuruan

Banyak Makan Korban, Polisi Tidur di Jalan Raya Pandaan Tuai Protes

Pemasangan speed bump atau yang sering dikenal sebagai polisi tidur di ruas Jalan Raya Pandaan arean sekitar rumah makan IBC Pandaan memicu polemik.

Penulis: Galih Lintartika | Editor: Haorrahman
TribunJatimTimur.com/istimewa
Pengguna jalan yang mengurangi kecepatan saat melintasi speed bump di jalan raya Pandaan. 

AW mengaku hal ini akan menjadi prioritas dan perhatian serius pemerintah daerah agar tujuan baiknya tidak membuat pengguna jalan celaka.

Selain AW, kondisi ini juga menarik perhatian Lujeng Sudarto, Direktur Pusat Studi dan Advokasi Kebijakan (PUSAKA) sebagai warga Pandaan.

"Kalau tujuannya mengatasi balap liar, kenapa tidak fokus pada penegakan hukum bagi para pelanggar. Jalan kejut ini justru membahayakan pengguna jalan lain,” terangnya.


Ia juga menambahkan, bahwa evaluasi segera harus dilakukan demi mencegah bertambahnya korban. Keamanan jalan harus menjadi prioritas utama.


“Langkah yang lebih bijak perlu diambil agar masalah balap liar tetap dapat diatasi tanpa menimbulkan risiko baru dan mengorbankan kenyamanan pengguna jalan,” urainya.


Dia berharap, pihak berwenang segera mengevaluasi kebijakan ini dan mengutamakan solusi yang tidak hanya efektif, tetapi juga aman bagi semua pengguna jalan.


“Jika terjadi kecelakaan lalu lintas, itu artinya tidak sesuai dengan tujuan penyelenggaraan pelayanan lalu lintas yang aman, selamat, tertib, lancar,” imbuhnya. 

(Galih Lintartika/TribunJatimTimur.com)
 

 

Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved