Anak Bunuh Ayah di Jember

Anak Penggal Leher Ayah di Jember, Pelaku Dikenal Orang Baik dan Suka Bantu Orang Tua

 Anak yang membunuh ayah kandung di Desa Mojosari Kecamatan Puger, Jember, dikenal tetangga sebagai anak yang baik

Penulis: Imam Nawawi | Editor: Sri Wahyunik
TribunJatimTimur.com/Imam Nawawi
SAKSI PEMBUNUHAN - Edi Siswanto, tetangga korban usai dimintai keterangan oleh penyidik di Polsek Puger Jember, Senin (27/1/2025). Edi termasuk saksi dalam kasus anak penggal leher ayah kandung di Dusun Jadukan Desa Mojosari, Kecamatan Puger, Jember, Jawa Timur. 

TRIBUNJATIMTIMUR.COM, JEMBER -  Anak yang membunuh ayah kandung di Desa Mojosari Kecamatan Puger, Jember, dikenal tetangga sebagai anak yang baik. Karenanya, mereka kaget ketika peristiwa itu terjadi empat hari lalu.

Edi Siswanto, tetangga korban mengatakan kasus anak memenggal leher ayahnya hingga putus ini, cukup mengagetkan  warga sekitar. Mengingat, keseharian pelaku yang bernama Akbar (19) dikenal sebagai pemuda yang baik. Hubungan dengan orang tua, dan tetangganya juga baik-baik saja.

"Pelaku saya kira orangnya baik, tapi akhir-akhir ini orang-orang ada yang bilang dia sedang depresi gitu memang," ujarnya, Kamis (30/1/2025).

Edi menyebut sehari-hari, Akbar membantu sang ayah, Zainal Arifin alias Haji Jaenuri. Namun empat hari sebelum terjadi kasus pembunuhan, Edi mengungkapkan, gelagat pelaku memang cukup aneh.

Kabarnya, orang tuanya sampai membawa putranya ini ke pemuka agama untuk pengobatan alternatif.

"Pelaku dibawa ke pengobatan alternatif, ada yang bilang (pelaku depresi) tapi saya tidak tahu persisnya, cuma itu kabar dari mulut ke mulut," imbuhnya.

Baca juga: Motif 6 Tersangka Bunuh Pemuda Sidoarjo di Hutan Kabuh Jombang, Perkara Asmara

Sementara itu, Kapolsek Puger AKP Fatchurrahman menegaskan penyidikan kasus ini akan terus berlanjut. Karena polisi perlu menggali motif pelaku sampai tega menghabisi nyawa ayah kandungnya.

"Polisi berusaha mengungkap motif AK membunuh ayahnya, terutama setelah melihat sikapnya yang berubah-ubah," imbuhnya.

Menurutnya, polisi juga  meminta keterangan keluarga pelaku, untuk memastikan riwayat gangguan mental yang dialami remaja ini.

"Polisi ingin memastikan apakah ada riwayat gangguan mental atau kejadian lain yang melatarbelakangi tragedi ini," tuturnya.

Baca juga: Gus Miftah Kembali Viral, Bahas Nasib KH Usman Ali yang Hilang 40 Job Gara-gara Tertawa

Sebatas informasi, kasus ini terungkap setelah warga melihat keributan di dekat rumah pelaku kawasan Dusun Jadukan Desa Mojosari Kecamatan Puger Jember pada, Senin dini hari (27/1/2025).

Pelaku memenggal leher ayah kandungnya hingga terputus. Bahkan tubuh dan kepala korban ditemukan di lokasi terpisah dengan jarak 200 meteran.

 

Dapatkan informasi lainnya di Googlenews, klik : Tribun Jatim Timur

Ikuti saluran whatsapp, klik : Tribun Jatim Timur

(TribunJatimTimur.com)

 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved