Miras Maut Jember
Korban Tewas Pesta Miras, RS Soebandi Jember Temukan Kerusakan Organ Parah
Empat korban pesta miras di Jember meninggal usai dirawat di RSD dr Soebandi. Dokter temukan kerusakan organ berat akibat konsumsi alkohol.
Penulis: Imam Nawawi | Editor: Haorrahman
Ringkasan Berita:
- Empat korban pesta miras di Jember meninggal setelah dirawat di RSD dr Soebandi
- Total korban meninggal kini mencapai enam orang
- Hasil pemeriksaan medis menunjukkan kerusakan organ berat
- Dugaan kuat korban mengonsumsi minuman beralkohol secara berlebihan
- Seluruh pasien telah ditangani sesuai prosedur medis
TRIBUNJATIMTIMUR.COM, Jember - Empat dari delapan korban yang diduga terlibat pesta minuman keras (miras) di Jember, Jawa Timur, meninggal dunia setelah sempat menjalani perawatan di Rumah Sakit Daerah (RSD) dr Soebandi.
Para korban sebelumnya diketahui pesta miras di sebuah warung gazebo di Lingkungan Tegalrejo, Kelurahan Jember Lor, Kecamatan Patrang. Mereka mulai dirawat di rumah sakit sehari setelah kejadian tersebut.
Berdasarkan keterangan RSD dr Soebandi, satu pasien perempuan tiba di rumah sakit pada 28 Desember 2025 dalam kondisi sudah meninggal dunia. Sementara tiga pasien laki-laki lainnya datang pada 29 dan 30 Desember 2025 dalam keadaan kritis.
“Pasien keempat datang pada 30 Desember 2025 pagi dan tadi malam meninggal dunia,” ujar Kepala Bidang Pelayanan dan Penunjang Medik RSD dr Soebandi Jember, dr Triwiranto, Rabu (31/12/2025).
Baca juga: Anggota TNI Diduga Tewas Usai Pesta Miras, Dandim Jember : Masih Diselidiki
Kerusakan Organ
Menurut dr Triwiranto, hasil pemeriksaan medis di Instalasi Gawat Darurat (IGD), termasuk pemeriksaan darah, menunjukkan adanya kerusakan fungsi organ yang cukup parah pada para pasien.
“Ada gangguan organ yang cukup berat dan pasien datang sudah dalam kondisi kritis,” jelasnya.
Dia menduga kerusakan organ tersebut berkaitan dengan konsumsi minuman beralkohol dalam jumlah berlebihan. Fungsi hati dan ginjal para korban diduga mengalami gangguan serius hingga berujung pada kematian.
“Saya tidak memastikan, tetapi kemungkinan mengonsumsinya berlebihan. Sehingga fungsi organ tubuh, terutama liver dan ginjal, mengalami gangguan cukup berat sampai menyebabkan kematian,” ungkapnya.
Baca juga: Babinsa dan Tiga Orang Lainnya Tewas Usai Pesta Miras di Jember, Dandim: Masih Diselidiki
Penanganan Medis
dr Triwiranto mengatakan seluruh pasien telah mendapatkan penanganan medis sesuai prosedur yang berlaku. Namun kondisi kritis sejak awal membuat nyawa mereka tidak dapat diselamatkan.
“Kami memberikan obat-obatan sesuai dengan kasusnya, semua dilakukan sesuai prosedur. Bahkan pasien terakhir yang datang pagi hari, kami upayakan penanganan maksimal, tetapi malamnya meninggal dunia,” tambahnya.
Korban Meninggal Bertambah
Berdasarkan informasi jumlah korban meninggal akibat dugaan pesta miras ini bertambah dari dua menjadi enam orang. Dua korban terakhir yang meninggal dunia adalah S dan MR.
Sebelumnya, korban meninggal lainnya diketahui bernama MN, S, AM, serta seorang anggota TNI berpangkat Serka.
(TribunJatimTimur.com)
| Anggota TNI Jember Tewas Usai Pesta Miras, Dokter Sebut Karena Hipertensi |
|
|---|
| Anggota TNI Diduga Tewas Usai Pesta Miras, Dandim Jember : Masih Diselidiki |
|
|---|
| Babinsa dan Tiga Orang Lainnya Tewas Usai Pesta Miras di Jember, Dandim: Masih Diselidiki |
|
|---|
| Pesta Miras Maut di Jember, Lokasi Kerap Jadi Tempat Mabuk-mabukan dan Sering Terjadi Keributan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim-timur/foto/bank/originals/MEDIS-dr-Triwiranto-Kepala-Bidang-Pelayanan-dan-Penunjang-Medik-RSD-dr-Soebandi.jpg)