Berita Lamongan
Dampak Banjir, Padi Rusak Dan Terancam Gagal Panen di Lamongan
Banjir itu melanda sejumlah wilayah di Lamongan sejak sepekan terakhir, termasuk menggenangi permukiman dan merendam lahan pertanian.
TRIBUNJATIMTIMUR.COM, Lamongan - Hektaran tanaman padi milik petani di Kabupaten Lamongan rusak dan terancam gagal panen akibat terendam banjir luapan Bengawan Solo.
Baca juga: Tawuran Dua Rombongan Patrol Sahur di Kota Probolinggo, Seorang Pemuda Dibacok
Genangan akibat luapan Sungai Bengawan Solo menenggelamkan tanaman padi hampir sepekan. Dan kini tanaman rusak setelah ditinggalkan air sungai Bengawan Solo.
Banjir itu melanda sejumlah wilayah di Lamongan sejak sepekan terakhir, termasuk menggenangi permukiman dan merendam lahan pertanian.
Salah satu wilayah yang terdampak adalah Desa Karangwungu Lor, Kecamatan Laren yang tak jauh dari bibir tanggul sungai Bengawan Solo.
Tanaman padi yang baru berusia sekitar dua bulan terendam air bercampur lumpur itu sulit dipulihkan untuk bisa tumbuh sempurna.
Baca juga: Liga 1 2024 Persib Bandung Vs Persik Kediri: Prediksi, Head to Head, Link LIve Streaming
Salah satu petani di desa setempat, Marsoan (50) mengatakan sawahnya sudah terendam selama kurang lebih sepekan. Meskipun saat ini air sudah surut, tapi kondisi tanaman padi sudah terlanjut rusak.
"Rusak. Sulit dipulihkan atau tumbuh normal seperti sebelum terendam air," kata Marsoan, Rabu (5/3/2025).
Senada diakui Sumiyah (56), petani lain. Ia menyebut tingkat kerusakan padi sudah cukup parah, kemungkinan besar akan membuat petani gagal panen.
"Ini bisa gagal panen," tuturnya.
Para petani di wilayah tersebut terpaksa hanya bisa pasrah melihat tanaman padi mereka rusak. Kerugian yang ditanggung petani cukup besar, jika dihitung total dari biaya selama proses tanam, obat-obatan dan perawatan.
Baca juga: Gagal Mencuri dan Dihajar Warga, Pria di Bondowoso Diamankan Petugas Patroli Sahur
Para petani bisa memastikan produksi padi yang mereka tanam itu akan mengalami penurunan yang cukup banyak.
Mereka berharap ada bantuan dari pemerintah untuk meringankan beban mereka, mengingat tanaman yang sudah rusak tidak bisa dipertahankan.
Dapatkan informasi lainnya di Googlenews, klik : Tribun Jatim Timur
Ikuti saluran whatsapp, klik : Tribun Jatim Timur
(Hanif Mashuri/TribunJatimTimur.com)
| Bikin Keributan di Jalan, 14 Remaja Pesilat Diamankan, Kapolres: Jangan Menyusahkan Orang Tua |
|
|---|
| Satu Keluarga WNI Asal Lamongan Berhasil Dievakuasi dari Iran |
|
|---|
| Pembunuhan Siswa di Lamongan, Polisi Tegaskan Bukan Terkait Perguruan Silat |
|
|---|
| Tawuran Antar Kelompok Pecah di Lamongan, Satu Anak Remaja Tewas |
|
|---|
| Jelang Idul Adha, Disnakeswan Lamongan Data Kambing Milik Peternak |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim-timur/foto/bank/originals/Petani-gagal-panen.jpg)