Berita Pasuruan

Pemkab Pasuruan Siapkan Gedung untuk Sekolah Rakyat, Bupati Sebut Mampu Tampung 1.000 Murid 

Kabupaten Pasuruan dipilih Kementerian Sosial (Kemensos) untuk menjadi pilot project Sekolah Rakyat (SR) tahun ajaran 2025/2026

Penulis: Galih Lintartika | Editor: Sri Wahyunik
TribunJatimTimur.com/Galih Lintartika
SEKOLAH RAKYAT - Bupati Pasuruan Mas Rusdi Sutejo. Rusdi menyebut Pemkab Pasuruan menyiapkan gedung untuk sekolah rakyat di Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur. 

TRIBUNJATIMTIMUR.COM, PASURUAN - Kabupaten Pasuruan dipilih Kementerian Sosial (Kemensos) untuk menjadi pilot project Sekolah Rakyat (SR) tahun ajaran 2025/2026.

Untuk itu, dibawa kendali Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo atau Mas Rusdi, Pemkab Pasuruan langsung gerak cepat mempersiapkan semuanya.

Rencananya, Sekolah Rakyat ini nantinya akan ditempatkan di lokasi strategis, yakni di bekas gedung Pemkab Pasuruan, Jalan Hayam Wuruk.

Harapannya, gedung itu bisa menampung 1.000 siswa yang benar-benar tidak mampu untuk mendapat kesempatan bersekolah gratis. 

Bangunan bekas kantor Pemkab Pasuruan itu diproyeksikan bisa menyediakan sarana prasarana pendidikan yang memadai lengkap dengan asramanya.

Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo mengatakan program itu diharapkan mampu menjangkau anak dari keluarga dengan kondisi ekonomi yang kurang mampu.

Dijelaskannya, rencana ini terus dimatangkan oleh Pemerintah Kabupaten Pasuruan termasuk melakukan koordinasi intensif bersama Kemensos.

“Kemungkinan besar, untuk tahap awal pembukaan sekolah ini akan difokuskan pada jenjang pendidikan Sekolah Dasar (SD) dulu,” lanjut dia.

Baca juga: Pengakuan Lengkap Suami Habisi Istri dan PIL dalam Rumah Kos di Bangkalan

Menurut Mas Rusdi, sapaan akrabnya, persiapan teknisnya diatur langsung oleh kementerian. Pemerintah Daerah sifatnya hanya mengikuti arahan pusat.

Hanya saja, politisi muda Partai Gerindra ini menyebut, jika Pemerintah Daerah saat ini diminta untuk menyiapkan calon peserta didik. 

“Sasaran utama dari program Sekolah Rakyat ini adalah anak-anak yang berasal dari keluarga yang secara ekonomi perlu mendapatkan perhatian khusus,” imbuhnya.

Plt Kepala Dinas Sosial Pontjo Wisnoe Ismojo menjelaskan, hasil koordinasi terakhir yang dilakukan dengan Kemensos, Sekolah Rakyat akan didirikan bertahap. 

Baca juga: UPDATE Sinyal Perombakan Skuad Persib Bandung, 5 Pemain Potensi Hengkang, 3 Nama Kans Jadi Gantinya

Untuk tahap pertama, akan dibuka untuk jenjang pendidikan SD. Kendati program itu sendiri bisa berlanjut hingga jenjang pendidikan menengah atas.

Para siswa di Sekolah Rakyat akan dijamin segala kebutuhannya, mulai dari alat tulis, makan dan minum, hingga fasilitas bermukim di asrama.

“Kami juga sedang menunggu tim dari Kementerian meninjau gedung eks Pemkab untuk disiapkan sebagai fasilitas Sekolah Rakyat,” tutupnya. 


Dapatkan informasi lainnya di Googlenews, klik : Tribun Jatim Timur

Ikuti saluran whatsapp, klik : Tribun Jatim Timur

(TribunJatimTimur.com)

 

Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved