Kamis, 11 Juni 2026

Haji 2025

Keberangkatan Haji Wabup Trenggalek dan Istri Ditunda, Visa Belum Keluar

Keberangkatan haji wakil bupati Trenggalek dan istri masih tertunda karena visa haji sang istri belum keluar

Tayang:
Editor: Sri Wahyunik
TribunMataraman.com/Sofyan Arif Candra
HAJI - 359 Calon Jemaah Haji Trenggalek diberangkatkan dari Pendapa Manggala Praja Nugraha, Kelurahan Surodakan, Kecamatan Trenggalek, Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, Jumat (2/5/2025). Visa 16 CJH Trenggalek belum keluar sehingga keberangkatan ditunda tanggal 14 Mei, lalu 1 CJH sakit dan akan diprioritaskan berangkat tahun depan. 

TRIBUNJATIMTIMUR.COM, TRENGGALEK - Tangis haru warnai keberangkatan calon jemaah haji (CJH) asal Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, ke Tanah Suci, Jumat (2/5/2025).

Keluarga dan sanak saudara tak bisa membendung air mata saat bus yang ditumpangi CJH satu per satu meninggalkan Pendapa Manggala Praja Nugraha, Kelurahan Surodakan, Kecamatan/Kabupaten Trenggalek.

CJH Kabupaten Trenggalek tergabung dalam kloter 4 berjumlah 376 orang. Namun 16 orang di antaranya harus ditunda keberangkatannya karena visanya belum keluar.

Dari 16 orang tersebut dua CJH diantaranya adalah Wakil Bupati Trenggalek, Syah Muhammad Natanegara dan sang istri, Fatikhatur Rohmah.

Dari keterangan yang dihimpun Tribun Jatim Network, visa Fatikhatur belum keluar sehingga keberangkatan Syah sebagai muhrim juga ikut tertunda walaupun visa milik Syah sudah keluar.

Selain itu ada satu CJH yang sakit sehingga tidak istithaah kesehatan. Dengan demikian jumlah CJH dari Trenggalek yang berangkat pada kloter 4 ini sebanyak 359 orang.

"Untuk keberangkatan kali ini jemaah haji difasilitasi Kabupaten Trenggalek transportasi dari Kabupaten ke asrama haji, jumlah armada busnya ada 9," kata Asisten I Pemkab Trenggalek, Saeroni, Jumat (2/5/2025).

Baca juga: BREAKING NEWS Sebuah Mobil Tercebur Sungai Sugihwaras Nganjuk, Dilaporkan Ada Penumpang Terjebak

Begitu juga nanti kepulangannya, Pemkab Trenggalek akan kembali memfasilitasi transportasi dari Surabaya menuju Trenggalek.

Saeroni yang juga berprofesi sebagai dokter itu optimistis, CJH asal Kabupaten Trenggalek bisa beradaptasi dengan cuaca dan menjaga diri dengan baik.

"Jemaah haji yang berangkat sudah persiapan sejak lama mulai dari KBIH, hingga Kementerian Agama, apa-apa yang dibutuhkan termasuk obat obatan dan bagaimana cara menyikapi perubahan cuaca sudah dipersiapkan," lanjutnya.

Sementara itu, Kasi Penyelanggara Haji dan Umrah (PHU) Kemenag Trenggalek, Subhan Hamzah menuturkan CJH yang sakit akan menjadi prioritas pemberangkatan tahun depan.

Sementara 16 orang yang visanya belum keluar masih bisa diberangkatkan tahun ini namun di kloter akhir yaitu kloter 45 tanggal 14 Mei 2025 menunggu visa turun.

"Dijadwalkan CJH akan tiba di Surabaya pukul 11.00 WIB, lalu akan menunaikan Salat Jumat di Surabaya, setelah itu akan masuk Asrama Haji Sukolilo pukul 13.00 WIB," jelas Subhan.

Baca juga: Akibat Ledakan Tabung Gas di Sumenep, Satu Orang Meninggal dan Empat Orang Luka-Luka

"CJH akan diberangkatkan ke Tanah Suci 24 jam pasca masuk asrama haji yaitu Sabtu (3/5/2025) pukul 13.00 WIB," pungkasnya.


Dapatkan informasi lainnya di Googlenews, klik : Tribun Jatim Timur

Ikuti saluran whatsapp, klik : Tribun Jatim Timur

(Sofyan Arif Candra/TribunJatimTimur.com)

 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved