Minggu, 17 Mei 2026

Berita Situbondo

Dilaporkan Hilang Kontak Saat Memancing di Laut, Tiga Nelayan Semiring Pulang Selamat

Setelah dilaporkan hilang kontak, tiga orang nelayan asal Desa Semiring, Kecamatan Mangaran, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, akhirnya pulang sendiri

Tayang:
Penulis: Izi Hartono | Editor: Sri Wahyunik
TribunJatimTimur.com/BPBD Situbondo
SELAMAT - Ketiga nelayan yang dikabarkan hilang kontak, akhirnya pulang selamat ke rumahnya di Desa Semiring, Kecamatan Mangaran, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, Jumat (6/6/2025). Mereka sempat terombang-ambing di tengah laut karena mesin kapal rusak. 

TRIBUNJATIMTIMUR.COM, SITUBONDO - Setelah dilaporkan hilang kontak, tiga orang nelayan asal Desa Semiring, Kecamatan Mangaran, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, akhirnya pulang sendiri, Jumat (06/06/2025).

Ketiga nelayan yang sempat terombang ambing di tengah laut itu, yakni Ismail Bakri (46), Muhammad Fadil (26) dan Suprapto (35), kesemuanya warga Dusun Semiring Barat, Desa Semiring.

Mereka terombang ambing dan tidak bisa pulang saat memancing, karena mesin perahu rusak akibat kehabisan oil.

Koordinator Pusdalop BPBD, Puriyono membenarkan ketiga nelayan yang dilaporkan hilang kontak itu telah pulang dengan selamat.

"Ya benar, tiga nelayan itu tadi pagi pulang," ujarnya saat dihubungi, Jumat (06/06/2025).

Menurutnya, sebelumnya pada hari Kamis (05/06/2025), ketiga nelayan dilaporkan tidak pulang kerumah saat memancing ikan.

Sehingga, kata Puriyono, salah satu istri nelayan melaporkan ke pihak Satpol Airud Polres Situbondo.

"Mendapat laporan itu anggota Satpol Airud mendatangi lokasi untuk mengumpulkan keterangan, baik itu kepada keluarganya,"katanya.

Baca juga: Penanganan Kasus Ayah Rudapaksa Anak Kandung di Tuban Lamban, DP3AK Jatim akan Lapor Polda Jatim

Setelah itu, lanjutnya, pihak BPBD berkoordinasi bersama  Basarnas Pos SAR Banyuwangi, Satpol Airud Polres Situbondo, TNI AL Pos Panarukan, Tagana Situbondo, Pemdes Semiring, dan nelayan setempat.

"Ketiga nelayan selamat dan  pulang sendiri," tukasnya.

Nelayan kehilangan kontak dengan keluarga karena semua alat komunikasi kehabisan baterai. Sehingga mereka tidak bisa menghubungi keluarga ketika terjadi kondisi darurat di laut.

 

Dapatkan informasi lainnya di Googlenews, klik : Tribun Jatim Timur

Ikuti saluran whatsapp, klik : Tribun Jatim Timur

(TribunJatimTimur.com)

 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved