Senin, 27 April 2026

Penutupan Jalur Gumitir

Cegah Kecelakaan Selama Jalur Gumitir Ditutup, Satlantas Situbondo Perbaiki Jalan Berlubang 

Satlantas Polres Situbondo menambah sejumlah lubang di ruas Jalan Raya Pantura Situbondo, Jawa Timur

Penulis: Izi Hartono | Editor: Sri Wahyunik
TribunJatimTimur.com/Izi Hartono
TAMBAL JALAN : Anggota Satlantas Polres Situbondo saat menutup atau memperbaiki jalan yang berlubang untuk mencegah terjadinya laka lantas di jalan raya Pantura Situbondo, Rabu (23/7/2025). Penambalan ini menyusul adanya pengalihan arus lalulintas di Jalur Pantura Situbondo seiring penutupan Jalur Gumitir Jember - Banyuwangi. 

TRIBUNJATIMTIMUR.COM, SITUBONDO -  Satlantas Polres Situbondo menambah sejumlah lubang di ruas Jalan Raya Pantura Situbondo, Jawa Timur, Rabu (23/7/2025).

Penambalan sejumlah lubang itu untuk mencegah terjadinya Kecelakaan. Apalagi ketika Jalur Gumitir Jember - Banyuwangi ditutup, maka arus lalulintas dilewatkan Jalur Pantura Situbondo - Banyuwangi.

Perbaikan atau penambalan jalan berlubang dipusatkan di Jembatan Pecaron, Kecamatan Kendit dan beberapa jalan lainnya di wilayah Kabupaten Situbondo.

Kasat Lantas Polres Situbondo, AKP Nanang Hendra Irawan mengatakan, penambalan jalan dilakukan sebagai bentuk kepedulian serta tanggung jawab jajaran Polres Situbondo.

Baca juga: Merasa Difitnah, Anggota DPRD Pasuruan Rudi Hartono Adukan Sejumlah Media ke Dewan Pers

Pihaknya mendukung keselamatan dan kenyamanan pengendara di tengah peningkatan volume kendaraan akibat adanya pengalihan arus lalulintas di jalan raya Pantura Situbondo.

Selain itu, kata Nanang, langkah ini untuk mencegah potensi kecelakaan lalu lintas akibat jalan berlubang. 

“Kami melakukan penambalan jalan berlubang di Jembatan Pecaron sebagai antisipasi lonjakan kendaraan yang akan melewati Situbondo selama perbaikan Jalan Raya Gumitir dilakukan. Ini adalah bentuk kesiapsiagaan kami dalam mendukung kelancaran lalu lintas dan mencegah kecelakaan,” ujarnya, Kamis (24/7/2025).

Dikatakan, penutupan Jalur Gumitir dimulai pada 24 Juli 2025 dan berlangsung hingga proses perbaikan jalan itu selesai. 

"Jalur itu merupakan salah satu jalur vital penghubung antara Banyuwangi dan Jember," katanya.

Dengan ditutupnya jalur Gumitir itu, maka seluruh kendaraan, baik itu pribadi, truk logistik hingga bus antarkota itu akan beralih melalui Jalur Pantura Situbondo sebagai alternatif utama.

Tak hanya itu, sambungnya, selama penutupan jalur Gumitir, pihaknya juga telah menyiapkan skema pengaturan arus lalulintas dan penempatan personel di titik-titik rawan kepadatan maupun kecelakaan.

"Kami juga  sudah berkoordinasi dengan instansi terkait,  seperti Dinas Perhubungan dan BPBD untuk memastikan kesiapan jalur alternatif di wilayah Situbondo," jelasnya.

Selain penambalan jalan berlubang, sambungnya, pihaknya juga akan intens melakukan patroli secara rutin dan memasang rambu rambu sementara di beberapa titik strategis untuk memberikan informasi dan petunjuk arah bagi pengendara dari luar daerah.

"Kami berharap apa yang dilakukan, arus lalu lintas tetap lancar dan aman," harapnya.

Mantan Kepala PJR ini mengimbau agar masyarakat atau pengguna jalan untuk selalu berhati hati dan mematuhi rambu lalu lintas.

"Dengan berhati hati  selama berkendaraan, maka jalanya akan lancar," pungkasnya. 


Dapatkan informasi lainnya di Googlenews, klik : Tribun Jatim Timur

Ikuti saluran whatsapp, klik : Tribun Jatim Timur

(TribunJatimTimur.com)

 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved