Arus Mudik 2026
Sopir Truk Resah Sempat Tak Bisa Melintas di Ketapang-Gilimanuk
Sopir truk di Ketapang menunggu hingga 5 jam tanpa kepastian penyeberangan jelang Nyepi dan Lebaran.
Penulis: Aflahul Abidin | Editor: Haorrahman
Ringkasan Berita:
- Sopir truk di Ketapang menunggu hingga 5 jam tanpa kepastian penyeberangan
- Protes muncul karena kendaraan lain tetap dilayani di dermaga berbeda
- Sopir ingin segera menyeberang untuk merayakan Nyepi di Bali
- Truk akhirnya diberangkatkan sekitar pukul 10.30 WIB
- Antrean kendaraan juga terjadi di Ketapang dan Gilimanuk hingga 20 km
TRIBUNJATIMTIMUR.COM, Banyuwangi - Puluhan sopir truk cold diesel dan kendaraan sejenis mengeluhkan ketidakpastian jadwal penyeberangan di lintas Ketapang–Gilimanuk, Selasa (17/3/2026). Mereka harus menunggu hingga sekitar lima jam sebelum akhirnya bisa menyeberang melalui Dermaga Bulusan.
Sekitar 50 sopir truk diketahui sudah tiba di Dermaga Bulusan, Ketapang, sejak pukul 03.00 WIB. Namun, hingga pukul 05.00 WIB, kendaraan mereka belum juga dilayani untuk naik kapal.
Kondisi ini memicu protes dari para sopir kepada petugas keamanan dan operator pelabuhan. Mereka menilai layanan penyeberangan tidak berjalan adil.
Baca juga: MWCNU Banyuwangi Siap Advokasi Satpol PP Korban Pengeroyokan
Salah satu sopir, Nyoman, mengungkapkan kekecewaannya karena kendaraan lain seperti travel dan bus tetap diberangkatkan dari dermaga berbeda.
"Kami tidak dilayani. Tapi travel dan bus di dermaga lain boleh menyebrang. Kan tidak adil," kata Nyoman.
Baca juga: Perkuat Institusi Keluarga, NU Kota Banyuwangi Ngaji Bareng tentang Sakinah
Menurutnya, sebagian besar sopir truk yang menunggu adalah warga Bali yang hendak pulang untuk merayakan Hari Raya Nyepi. Ia juga menyinggung momen mudik yang dirasakan umat lain.
"Semua merayakan hari raya. Yang muslim mau pulang mudik. Saya yang Hindu juga mau merayakan Nyepi di rumah," ujarnya.
Keluhan serupa disampaikan sopir lainnya, Komang Adi. Ia menilai kepastian jadwal keberangkatan jauh lebih penting dibanding jumlah kendaraan yang diberangkatkan.
Baca juga: Jadwal Buka Puasa Banyuwangi Hari Ini Senin 16 Maret 2026, Ini Waktu Magrib dan Isya-nya
"Tidak apa-apa sedikit-sedikit yang berangkat. Asal ada kepastian," kata Komang, yang membawa muatan pakan ternak menuju Singaraja.
Ketegangan sempat terjadi antara sopir dan petugas di lapangan akibat situasi tersebut. Namun, setelah menunggu cukup lama, truk-truk akhirnya mulai diberangkatkan dari Dermaga Bulusan sekitar pukul 10.30 WIB.
Baca juga: Macet Horor di Pelabuhan Gilimanuk, ASDP Terapkan Operasi Sangat Padat
Di sisi lain, kondisi di Pelabuhan Ketapang menunjukkan peningkatan signifikan jumlah kendaraan pribadi pada H-4 Lebaran. Mayoritas pengguna kendaraan merupakan wisatawan yang hendak berlibur ke Bali.
Lonjakan ini menyebabkan antrean kendaraan mengular hingga ke kantong parkir pelabuhan sebelum masuk kapal.
Sementara itu, situasi di Pelabuhan Gilimanuk, Bali, juga masih padat. Antrean kendaraan dilaporkan mencapai sekitar 20 kilometer dari area pelabuhan pada hari yang sama.
Kondisi ini mencerminkan tingginya mobilitas masyarakat menjelang dua momen besar sekaligus, yakni Hari Raya Nyepi dan Lebaran, yang berdampak pada kepadatan jalur penyeberangan utama Jawa–Bali.
arus mudik Banyuwangi
Arus mudik Ketapang 2026
Ketapang Gilimanuk macet
Ketapang Gilimanuk Lebaran 2026
demo sopir truk
Sopir Truk
| Lokasi Strategis, Posko Gotong Royong PDIP Banyuwangi Banyak Fasilitas Gratis bagi Pemudik |
|
|---|
| Evaluasi Kemacetan Horor Arus Mudik, ASDP Siapkan Langkah Arus Balik Lebaran |
|
|---|
| Penyeberangan Ketapang-Gilimanuk Ditutup karena Nyepi, 16 Kantong Parkir Disiapkan |
|
|---|
| ASDP Kerahkan KMP Prima Nusantara, Macet Gilimanuk Susut Jadi 4 Km |
|
|---|
| Siapkan Tujuh Bus Gratis, Pemkab Pasuruan Berangkatkan Ratusan Pemudik ke Kampung Halaman |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim-timur/foto/bank/originals/Sopir-truk-protes-Ketapang.jpg)