Kamis, 16 April 2026

Kondisi Pasar Tradisional di Jember Memprihatinkan, Tapi Ditarget PAD Optimal

Pasar tradisional Jember butuh perbaikan, tapi tanpa anggaran 2026. PAD tetap ditarik pedagang keluhkan kondisi.

Penulis: Sri Wahyunik | Editor: Haorrahman
Tribun Jatim Timur/Sri Wahyunik
MEMPRIHATINKAN - Kondisisi di Pasar Tanjung Jember. Pemkab Jember tidak memiliki biaya pemeliharaan dan perawatan pasar tradisional di 2026. 

"Sementara kami tidak telat membayar karcis (retribusi)," tambahnya.

Di Pasar Tanjung, jumlah pedagang diperkirakan mencapai sekitar 1.400 orang. Retribusi bulanan untuk pemilik toko sebesar Rp250.000, sementara pedagang pelataran dikenakan retribusi harian sekitar Rp3.000 per tempat.

Perbaikan Realistis dan Adil

Terkait rencana revitalisasi, pedagang tidak menuntut perubahan besar. Mereka hanya berharap pasar menjadi lebih bersih, tertata, dan nyaman bagi aktivitas jual beli.

Selain itu, jika nantinya dilakukan pembongkaran atau renovasi, pedagang meminta solusi relokasi yang layak dan adil.

"Andai nanti dibongkar dan pedagang harus pindah sementara, tolong kasih tempat yang layak dan menampung kami semua. Harus adil untuk pedagang," tambah Septianingsih.

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved