Pilkada Jember
PPP, PKS, dan Nasdem Sepakat Tetap Berkoalisi di Pilkada Jember 2024, Belum Tentukan Nama Cabup
Wacana koalisi di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Jember bermunculan dari partai politik, seperti yang datang dari PPP, PKS, dan Nasdem Jember
Penulis: Imam Nawawi | Editor: Sri Wahyunik
TRIBUNJATIMTIMUR.COM, JEMBER - Wacana koalisi di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Jember bermunculan dari partai politik. Seperti yang dilakukan oleh tiga Parpol yakni Partai Persatuan Pembangunan (PPP), NasDem, dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang bersepakat berkoalisi di Pilkada nanti.
Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PPP Jember Madini Farouq mengatakan, ketiga partai politik itu mulai menjalin komunikasi dan silaturahmi, serta bersepakat melanjutkan koalisi Pilkada seperti di Tahun 2020.
"Kami bertemu untuk silaturahim untuk membangun kesamaan dan kebersamaan, kami diskusi dan evaluasi yang akhirnya sepakat melanjutkan Koalisi Pilkada 2020," ujar Gus Mamak, panggilan akrab Madini Farouq, Selasa (2/4/2024).
Meskipun telah bersepakat untuk berkoalisi, ketiga Parpol ini belum memiliki satu kesepahaman tentang nama calon bupati dan calon wakil bupati yang bakal diusung.
Menurut Gus Mamak, kesamaan ketiga partai ini hanya sama-sama merasa kurang diperhatikan oleh Bupati Jember Hendy Siswanto dan Wakilnya Muhamad Balya Firjaun Barlaman. Padahal mereka adalah partai pengusung keduanya di Pilkada 2020 silam.
"Tidak sesuai dengan semangat awal saat membangun dan mengusung. Dulu ada istilah sinergi dan kolaborasi, ternyata tidak ada sinergi dan kolaborasi berkelanjutan. Akhirnya PPP, PKS dan Nasdem berkomitmen untuk membangun kebersamaan," lanjutnya.
Oleh karena itu, lanjut dia, ketiga Parpol ini sepakat, mengutamakan kadernya masing-masing untuk diusung jadi calon bupati dan wakil bupati Jember 2024.
"Karena membesarkan partai itu tidak mudah dan berat. Perolehan lima kursi (DPRD Jember) masak rekomnya mau diberikan kepada orang yang tidak berkeringat dan tidak membesarkan partai," ucapnya.
Hal senada juga dikatakan Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PKS Jember Sudiyanto. Kata dia, kader internal diutamakan, supaya Parpol tidak dijadikan kendaraan poltik saja bagi calon bupati atau wakil bupati yang diusung.
"Karena saat Pilkada Bupati ataupun Gubernur sebelumnya, hanya digunakan sebagai kendaraan politik saja. Akhirnya pasca Pilkada banyak kesepahaman yang dilakukan bupati dan wakil bupati bersama partai pengusung, banyak kemandekan," imbuhnya.
Sudiyanto ingin, kandidat calon bupati Jember dan wakil bupati di Pilkada 2024, bisa melakukan komunikasi politik dengan Parpol pengusung melalui kadernya di DPRD dalam penyusunan visi-misi pembangunan.
"Sehingga kami berharap, penataan dan pengembangan Kabupaten Jember itu atas kesepahaman partai politik dengan calon bupati dan wakil bupati," ulasnya.
Sebelumnya, Ketua DPD Partai Nasdem Jember Marsuki Abdul Ghofur mengatakan, persekutuan Parpol ini masih terbuka bagi partai lain yang ingin bergabung, untuk mengusung calon bupati dan wakil bupati 2024.
Baca juga: Jelang Lebaran, Pemkab Pasuruan Mulai Benahi Jalan Rusak
"Seandainya ada partai lain, mau ikut gabung dengan tiga partai ini, monggo. Calon (bupati) pun tidak menutup dari partai lain atau dari non kader. Namun harus ada kesepahaman nantinya dengan tiga partai tersebut," ucap Marsuki.
Marsuki menegaskan, siapapun calon bupati dan wakil bupati yang mungin memenuhi syarat sebagai bakal calon bupati Jember 2024. Kata dia, tetap harus diuji dulu elektabilitasnya lewat hasil survei.
"Misalkan dari tiga partai ini, satu yang muncul. Ya nanti tetap harus disurvei dulu," paparnya.
Dapatkan informasi lainnya di Googlenews, klik : Tribun Jatim Timur
Ikuti saluran whatsapp, klik : Tribun Jatim Timur
(TribunJatimTimur.com)
Partai Persatuan Pembangunan
Partai Keadilan Sejahtera
NasDem
koalisi
Pilkada Jember
calon bupati
Jember
TribunJatimTimur.com
Tren Partispasi Masyarakat di Pilkada Jember 2024 Menurun |
![]() |
---|
Rekapitulasi KPU, Gus Fawait-Djoko Menang di Pilkada Jember |
![]() |
---|
KPU Jember Mulai Rekaptulasi Suara Hasil Pilkada Serentak 2024 |
![]() |
---|
PDIP Jember Ucapkan Selamat pada Fawait- Djoko, Tetap Menunggu Rekapitulasi KPU |
![]() |
---|
Sehari Pasca Pencoblosan Pilbup Jember 2024, Cabup Gus Fawait Sembelih Sapi |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.