Minggu, 19 April 2026

Bayi Perempuan Ditinggalkan di Teras Rumah Warga Kaliwates Jember

Bayi perempuan ditemukan di teras rumah warga Kaliwates, Jember. Polisi selidiki pelaku berdasarkan rekaman CCTV.

Penulis: Imam Nawawi | Editor: Haorrahman
Tribun Jatim Timur/Imam Nawawi
PEMBUANGAN BAYI: Polisi datangi TKP di rumah warga Jalan Arowana Kelurahan Kebon Agung Kecamatan Mangli Kabupaten Jember, Jawa Timur, Rabu (11/2/2026). Bayi dibuang di depan rumah warga Kelurahan Kebon Agung Kecamatan Mangli Kabupaten Jember. 

Ringkasan Berita:
  • Bayi perempuan ditemukan di teras rumah warga Kaliwates, Jember.
  • Bayi ditinggalkan dalam kardus bersama surat berisi pesan.
  • Penemuan berawal dari tangisan saat dini hari.
  • Rekaman CCTV menunjukkan pasangan bermotor diduga pelaku.
  • Polisi masih menyelidiki identitas orang tua bayi.

 

TRIBUNJATIMTIMUR.COM, Jember – Kasus penelantaran bayi terjadi di Kelurahan Kebon Agung, Kecamatan Kaliwates, Kabupaten Jember, Jawa Timur, Rabu (11/2/2026). Seorang bayi perempuan ditemukan di teras rumah warga sekitar pukul 08.00 WIB.

Bayi tersebut ditemukan di depan rumah Slamet Budi Santoso, warga Jalan Arowana, Kaliwates. Saat ditemukan, bayi terbungkus kain putih dan diletakkan di dalam kardus. Keberadaannya diketahui setelah terdengar suara tangisan.

Di dalam kardus, warga juga menemukan selembar kertas berwarna merah berisi tulisan tangan. Surat tersebut diduga ditinggalkan oleh orang tua bayi.

Dalam surat itu tertulis:

"Halo orang baik, kenalkan nama aku C**** E***. Aku lahir tanggal Rabu 11 Februari 2026. Maafkan papa mama aku karena merepotkanmu, mereka janji akan mencari aku."

Tulisan tersebut juga meminta agar bayi dipasangkan jepit rambut yang turut ditinggalkan.

Baca juga: Hanya Laporkan Dana Kampanye Pilkada Rp 1 Miliar, Bupati dan Wabup Jember Digugat

"Kalau aku sudah besar tolong pasangin jepit mama aku di rambutku."

Ditemukan Dini Hari

Pemilik rumah, Slamet Budi Santoso, mengaku pertama kali mengetahui adanya bayi tersebut sekitar pukul 01.55 WIB setelah dibangunkan tetangga yang mendengar suara tangisan.

“Ada tetangga membangunkan saya. Waktu keluar rumah, ternyata ada bayi,” ujarnya.

Menurut Slamet, awalnya tidak ada warga yang berani membuka kardus tersebut. Mereka terlebih dahulu melapor kepada Ketua RW setempat.

“Awalnya tidak ada yang berani buka. Bayinya menangis, lalu kami lapor ke Pak RW,” katanya.

Baca juga: Dispendik Jember Non Aktifkan Sementara Guru yang Telanjangi Siswa 

Setelah kardus dibuka, kondisi bayi terlihat masih hidup dan dalam keadaan relatif bersih. Slamet menyebut kulit bayi masih kemerahan dan tali pusarnya sudah terpotong.

“Kelihatannya baru dilahirkan. Kondisinya bersih,” ucapnya.

Bayi kemudian dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis. Berdasarkan informasi yang diterima Slamet dari tenaga kesehatan, bayi tersebut diduga lahir sebelum waktunya.

Terekam CCTV

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved