Panic Buying, Antrean BBM Mengular di Beberapa SPBU Jember
Antrean panjang BBM terjadi di sejumlah SPBU Jember. Warga panic buying akibat isu konflik Timur Tengah, pemerintah pastikan stok aman.
Penulis: Imam Nawawi | Editor: Haorrahman
“Kami menyadari adanya kekhawatiran masyarakat akibat konflik internasional yang mengganggu jalur logistik global. Namun berdasarkan data lapangan dari Pertamina, stok BBM untuk wilayah Jember sangat mencukupi,” ujarnya melalui sambungan daring dari Arab Saudi.
Bupati yang akrab disapa Gus Fawait itu mengimbau masyarakat tidak mudah terpengaruh kabar yang belum jelas kebenarannya mengenai kelangkaan BBM.
“Tidak perlu panik. Stok kita aman dan melimpah. Kami bersama Pertamina tidak akan tinggal diam jika ada peningkatan kebutuhan; stok akan langsung ditambah jika diperlukan,” katanya.
Baca juga: Warga Bondowoso Kesulitan Beli BBM Jenis Pertamax, Pengelola SPBU : Sepekan Belum Ada Pengiriman
Stok Hingga 13 Hari
Sementara itu, Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi, memastikan ketersediaan BBM di wilayah tersebut masih dalam kondisi aman.
Menurutnya, ketahanan stok BBM di wilayah Jatimbalinus saat ini mencapai sekitar 13 hari ke depan.
“Ketahanan stok BBM, khususnya di wilayah Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, mencapai sekitar 13 hari ke depan. Ketersediaan ini terus diperkuat melalui pasokan rutin dan terjadwal sesuai perencanaan suplai dan distribusi yang telah ditetapkan,” ujarnya.
Ahad juga menegaskan distribusi BBM ke lembaga penyalur hingga saat ini berjalan lancar tanpa kendala berarti.
Selain itu, Pertamina terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dan berbagai pemangku kepentingan untuk mengantisipasi potensi gangguan distribusi.
“Serta berbagai pemangku kepentingan guna mengantisipasi dinamika maupun potensi gangguan dalam proses distribusi,” tuturnya.
| Pertamina Tambah 400 Ribu Liter BBM di Jember, Bupati Minta Warga Tak Panic Buying |
|
|---|
| Panic Buying BBM di Jember, Pertalite Eceran Tembus Rp 16.000 hingga 25.000 per Liter |
|
|---|
| Efek Viral BBM Hanya Cukup 26 Hari, Antrean Mengular di SPBU Bondowoso |
|
|---|
| Elpiji 3 Kg Langka Tembus Rp 25 Ribu di Jember, Pemkab Sebut karena Panic Buying |
|
|---|
| BBM di Situbondo Normal, Pemkab Tidak Berlakukan Belajar Daring |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim-timur/foto/bank/originals/ANTRE-Susana-pembelian-BBM-di-SPBU.jpg)