Berita Viral
Viral Video Emak-emak Gosok Dagangan ke Area Intim, Diduga Agar Lariskan Barang Jualan
Viral di media sosial video emak-emak sedang gosokkan dagangan ke area intim. aksi tersebut dilakukan diduga agar lariskan barang jualan.
Jika menurut masyarakat jawa kuno, penglaris sama saja dengan praktik pintas yang dinamakan pesugihan.
Tujuan paling utama seorang pedagang dengan menggunakan ilmu penglaris atau pesugihan ini demi memperkaya diri.
Selain itu, metode penglaris dan pesugihan ada perbedaan.
Pelaku usaha yang menggunakan ilmu penglaris biasanya tak memerlukan tumbal.
Sebaliknya bagi pelaku pesugihan, di akan diminta jaminan tumbal atau pengorbanan agar memenuhi syarat agar dagangannya laku di pasaran.
Tentu saja, praktik-praktik ini dilarang dalam agama Islam.
Sebab, baik ilmu penglaris maupun pesugihan, salah satu praktik kesyirikan.
Syirik artinya menggantungkan sesuatu kepada selain Allah SWT.
Sebagai contoh, seorang pedagang menggantungkan rezeki usahanya dengan bantuan ilmu gaib.
Lucunya terkadang seseorang berdoa kepada Allah SWT, tetapi harapannya kepada ilmu penglaris yang digunakan.
Jika demikian, seorang yang menggunakan ilmu penglaris tak yakin dengan doanya kepada Allah SWT.
Padahal jika merujuk ke Al-Quran dan Sunnah Nabi Muhammad SAW, Allah SWT mengabulkan semua doa dan menolak doa pelaku kesyirikan.
Reaksi Warganet
Warganet yang ikut menyaksikan dan mengomentari aksi tersebut pun menduga, bahwa apa yang dilakukan si ibu dengan dagangannya itu merupakan ilmu penglaris.
Menurut seorang netizen menyebut ini menjadi satu alasan kenapa kebanyakan orang memilih untuk jajan di foodcort atau mall.
Polres Probolinggo Fasilitasi Penjemputan Nenek Nortaji, Anak Janji Merawat |
![]() |
---|
Nenek Nortaji Bertemu Tiga Anak Kandunya di Panti Jompo Malang |
![]() |
---|
Viral Video Anak Usir Ibu Kandung di Probolinggo, Pemerintah Desa Buka Suara |
![]() |
---|
Anak Diduga Telantarkan Ibu di Probolinggo, Sebut Enggan Merawat |
![]() |
---|
Toko Miras di Malang yang Dipromosikan King Abdi Diperiksa Polisi |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.