Berita Pasuruan
Dari INOPAMAS 2025, Bupati Pasuruan Apresiasi Solusi-solusi Kreatif Warga
Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo, memberikan apresiasi kepada seluruh peserta Lomba Inovasi Kabupaten Pasuruan Maju Adil Sejahtera (INOPAMAS) 2025.
Penulis: Galih Lintartika | Editor: Haorrahman
TRIBUNJATIMTIMUR.COM, Pasuruan – Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo, memberikan apresiasi kepada seluruh peserta Lomba Inovasi Kabupaten Pasuruan Maju Adil Sejahtera (INOPAMAS) 2025.
Lomba yang diinisiasi oleh Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) ini telah memasuki tahap akhir, dengan puncak acara penyerahan penghargaan digelar di Pendopo Kabupaten, Senin (26/5/2025).
“Saya bangga karena banyak inovasi yang benar-benar bisa menciptakan solusi. Ternyata banyak ide-ide yang tidak hanya kreatif, tetapi juga potensial untuk diterapkan dan dikembangkan lebih lanjut,” ujar bupati yang akrab disapa Mas Rusdi.
Baca juga: Atap Dua Kelas SDN Petung III Ambruk, Bupati Pasuruan Tinjau Langsung dan Janjikan Perbaikan Cepat
INOPAMAS 2025 membuka ruang partisipasi bagi beragam kalangan, mulai dari organisasi perangkat daerah (OPD), tenaga pendidik, hingga masyarakat umum. Mereka diberi kesempatan untuk mengusulkan inovasi yang berorientasi pada perbaikan layanan publik maupun tata kelola pemerintahan.
Mas Rusdi menilai bahwa semangat berinovasi dari para peserta menjadi indikator positif bagi kemajuan daerah. Ia menyebut banyak dari inovasi yang masuk memiliki nilai aplikatif dan berpeluang menjadi solusi nyata di tengah masyarakat.
“Memang belum sempurna. Tapi potensi pengembangannya besar,” lanjutnya. Ia mencontohkan salah satu aplikasi karya peserta yang menurutnya masih bisa ditingkatkan dari segi visualisasi dan antarmuka. “Wajar saja, karena ini baru tahap awal. Tapi pondasinya sudah bagus,” imbuhnya.
Baca juga: Singa Betina di TWSL Probolinggo Diduga Hamil, Tim Dokter Awasi Ketat Kondisinya
Tahun ini, INOPAMAS mengangkat tiga kategori utama lomba, yakni: Tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik, Teknologi dan non-teknologi, Bidang pendidikan atau pembelajaran.
Total terdapat 109 proposal inovasi yang masuk dan diseleksi oleh tim dari Bappelitbangda. Proses seleksi dilakukan secara bertahap, mulai dari kurasi awal, presentasi peserta, hingga tahap pembuktian lapangan oleh dewan juri.
Dari seluruh peserta, dipilih enam nomine terbaik di masing-masing kategori. Para nomine ini kemudian dinilai untuk menentukan juara utama berdasarkan orisinalitas ide, dampak sosial, hingga implementasi di lapangan.
Baca juga: Pemkab Probolinggo akan Relokasi Puskesmas Suko ke Lokasi Baru
Mas Rusdi berharap penyelenggaraan INOPAMAS bisa terus berlanjut dan menjadi agenda tahunan. Ia juga menyampaikan bahwa seluruh peserta layak mendapat apresiasi, terlepas dari menang atau tidaknya.
“Tahun depan harus lebih baik, lebih besar hadiahnya, dan lebih banyak inovasi yang bisa kita dorong untuk direalisasikan,” tegasnya.
Dapatkan informasi lainnya di Googlenews, klik : Tribun Jatim Timur
Ikuti saluran whatsapp, klik : Tribun Jatim Timur
(Galih Lintartika/TribunJatimTimur.com)
DPRD Pasuruan Minta Pemkab Perjuangkan R3 dalam Usulan PPPK Paruh Waktu |
![]() |
---|
Syngenta Luncurkan Benih Padi Hibrida, Tingkatkan Produktivitas hingga 13,9 Ton per Hektare |
![]() |
---|
Kejari Pasuruan Tegaskan Tak Ada “Uang Pengamanan” dalam Kasus Korupsi Dana Hibah PKBM |
![]() |
---|
Pasuruan Siapkan Insinerator di Pandaan Kapasitas 26 Ton Sampah Harian |
![]() |
---|
Dinas BMBK Pasuruan Benahi Drainase di Prigen, Dukung Program Prioritas Perbaikan Infrastruktur |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.