Berita Mojokerto
Perbaikan Tanggul Jebol di Mojokerto Dikebut, Petani Berharap Musim Tanam Tetap Aman
Percepatan dilakukan untuk mengantisipasi potensi banjir lanjutan di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu.
Penulis: Mohammad Romadoni | Editor: Haorrahman
TRIBUNJATIMTIMUR.COM, Mojokerto – Upaya perbaikan dua titik tanggul yang jebol akibat banjir luapan Sungai Sumber Ngrayung di Desa Salen, Kecamatan Bangsal, Kabupaten Mojokerto, terus dipercepat. Pemerintah daerah menargetkan pekerjaan ini selesai dalam sepekan ke depan.
Percepatan dilakukan untuk mengantisipasi potensi banjir lanjutan di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu serta menjaga kesiapan lahan pertanian menjelang musim tanam padi.
“Perbaikan tanggul di Desa Salen sudah dimulai sejak Kamis lalu. Dari dua titik tanggul yang jebol, satu titik sudah selesai diperbaiki,” kata Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA) Pemkab Mojokerto, Rois Arif Budiman, Senin (2/6/2025).
Baca juga: Petani Bondowoso Temukan Formula Pupuk NPK Lokal, Produktivitas Jagung Hingga 20 Ton per Hektar
Menurut Rois, salah satu kendala utama dalam proses perbaikan adalah sulitnya akses alat berat ke lokasi tanggul yang rusak. Tidak adanya jalan khusus membuat alat berat harus melewati lahan persawahan milik warga. Namun, hal ini telah melalui kesepakatan bersama antara pemerintah desa dan pemilik lahan.
“Alat berat terpaksa melintas di area sawah, tapi sudah ada kesepakatan dengan warga dan pemerintah desa. Kita maksimalkan percepatan, karena saat ini sawah belum ditanami. Harapannya, saat musim tanam tiba, petani tidak lagi khawatir dengan potensi banjir,” jelas Rois.
Baca juga: Dekat Sekolah, Pabrik Tembakau di Bojonegoro Keluarkan Bau Menyengat, Anggota Dewan Sampai Mual
Perbaikan tanggul bersifat darurat, mengingat potensi kerugian yang bisa timbul jika air kembali meluap. Proses penanganan dilakukan secara kolaboratif melibatkan DPUPR Kabupaten Mojokerto, Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Brantas, BPBD, Perum Jasa Tirta, dan pemerintah desa setempat. Material yang digunakan berupa karung berisi tanah dan trucuk bambu untuk memperkuat struktur tanggul sementara.
“Pengerjaan darurat ini kami targetkan selesai minggu ini, supaya manfaatnya bisa langsung dirasakan warga, terutama para petani di sekitar lokasi,” tambah Rois.
Baca juga: Usai Dihajar PSG di Final Liga Champions, 2 Bek Inter Milan Mangkir dari Timnas Italia dan Jerman
Jebolnya tanggul terjadi akibat hujan deras yang melanda wilayah Mojokerto beberapa waktu lalu. Air yang meluap mengakibatkan banjir dan merendam jalan desa serta lahan persawahan seluas sekitar 10 hektare.
Tanggul yang jebol terbagi di dua titik. Titik pertama memiliki ukuran 5x4 meter, sementara titik kedua seluas 2x4 meter.
Dapatkan informasi lainnya di Googlenews, klik : Tribun Jatim Timur
Ikuti saluran whatsapp, klik : Tribun Jatim Timur
(Mohammad Romadoni/TribunJatimTimur.com)
Pengemis dan Pengamen Kian Marak di Lampu Merah Mojokerto, Satpol PP Amankan 14 Orang |
![]() |
---|
Kecelakaan di Jalur Cangar-Pacet, Satu Penumpang Meninggal |
![]() |
---|
Sopir Tak Kuasai Medan, Avanza Wisatawan Surabaya Terjun ke Jurang Jalur Cangar-Pacet |
![]() |
---|
Mobil Daihatsu Xenia Terbakar di Tol Mojokerto, Dua Orang Luka-Luka |
![]() |
---|
5.000 Sepatu Anak Buatan UMKM Mojokerto Siap Diekspor ke Los Angeles Amerika |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.