Berita Pasuruan

Pastikan Tak Ada Ponsel dan Narkoba, Lapas Pasuruan Gelar Razia Blok Hunian

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pasuruan, Jawa Timur, kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga keamanan dan ketertiban internal

Penulis: Galih Lintartika | Editor: Sri Wahyunik
TribunJatimTimur.com/Istimewa
KETAT : Pemeriksaan di dalam Lapas Kelas IIB Pasuruan, Jawa Timur, Senin (7/7/2025). Penggeledahan itu untuk mengantisipasi beredarnya barang yang dilarang masuk di dalam Lapas. 

TRIBUNJATIMTIMUR.COM, PASURUANLembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pasuruan, Jawa Timur, kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga keamanan dan ketertiban internal.

Lapas Pasuruan menggelar penggeledahan blok hunian warga binaan secara terpadu bersama Aparat Penegak Hukum (APH), yakni Polsek Purworejo, Kodim 0819 Pasuruan, dan BNN Kabupaten Pasuruan, Senin (7/7/2025).

Penggeledahan dilakukan secara menyeluruh di sejumlah kamar hunian, dengan tetap menjunjung tinggi prinsip humanis dan profesional.

Petugas memeriksa area tempat tidur, loker, barang pribadi, hingga sudut-sudut kamar lainnya.

Hasilnya, tidak ditemukan barang-barang terlarang seperti narkoba, senjata tajam, maupun alat komunikasi ilegal.

Selain razia fisik, kegiatan ini juga disertai tes urin acak kepada sejumlah warga binaan pemasyarakatan (WBP).

Seluruh sampel yang diperiksa menunjukkan hasil negatif narkoba.

Hal ini menjadi bukti bahwa lingkungan Lapas Pasuruan berada dalam kendali dan steril dari pengaruh narkotika.

Kepala Lapas Pasuruan Tri Wibawa Kristiyana mengapresiasi kolaborasi yang solid dengan unsur APH.

Ia menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi kebijakan nasional.

“Razia ini adalah wujud nyata komitmen kami terhadap program ‘Zero Halinar, bebas dari handphone, pungli, dan narkoba yang menjadi arahan langsung Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan,” katanya dalam rilis.

Baca juga: Hari Ketujuh Pencarian Korban KMP Tunu Pratama Jaya, Tim SAR Sisir Selatan Lokasi Kecelakaan 

Disampaikan dia, sinergi bersama Polri, TNI, dan BNN adalah kunci dalam menjaga integritas lapas.

Selain sebagai bentuk deteksi dini terhadap potensi gangguan kamtib, penggeledahan ini juga bertujuan menumbuhkan efek jera dan kesadaran warga binaan akan pengawasan yang konsisten dan sistematis.

Keterlibatan langsung aparat eksternal dinilai memperkuat transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan razia.

Lapas Pasuruan menegaskan akan terus melaksanakan kegiatan serupa secara berkala sebagai strategi memperkuat sistem pengamanan dan membangun citra lembaga pemasyarakatan sebagai institusi yang bersih, tertib, dan bebas dari peredaran barang terlarang. 


Dapatkan informasi lainnya di Googlenews, klik : Tribun Jatim Timur

Ikuti saluran whatsapp, klik : Tribun Jatim Timur

(TribunJatimTimur.com)

 

Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved