Senin, 4 Mei 2026

Kecelakaan Bus RS Bina Sehat

RS Bina Sehat Jember Siapkan Trauma Healing Korban Kecelakaan Bus Probolinggo

RS Bina Sehat Jember siapkan trauma healing bagi korban kecelakaan bus Probolinggo dan keluarganya.

Tayang:
Penulis: Imam Nawawi | Editor: Haorrahman
tribunjatimtimur/Imam Nawawi
TRAUMA HILING: dr Tantowi Jauhari Kepala Ruang Rawat Inap RS Bina Sehat Jember Jawa Timur, Selasa (16/9/2025). Dia jelaskan rencana pemberian trauma healing untuk korban rombongan Bus RS Bina Sehat kecelakaan di Probolinggo. 

TRIBUNJATIMTIMUR.COM, Jember - Tragedi kecelakaan bus yang membawa rombongan pegawai Rumah Sakit (RS) Bina Sehat Jember di kawasan Lereng Bromo, Probolinggo, tidak hanya menimbulkan korban jiwa dan luka, juga menyisakan trauma bagi para korban maupun keluarga mereka.

RS Bina Sehat Jember menyiapkan layanan trauma healing sebagai bagian dari pemulihan pascakecelakaan. 4

Kepala Ruang Rawat Inap RS Bina Sehat Jember, dr Tontowi Jauhari, menyampaikan telah berkoordinasi dengan psikolog internal rumah sakit guna mendampingi para korban.

“Kebetulan kami ada psikolog juga. Rencananya kami akan bekerja sama dengan tim internal kami untuk memberikan pemulihan mental,” ujarnya, Selasa (16/9/2025).

Baca juga: "Kita Gak Bisa Masuk UGM Bareng Seperti Janji Kita" Suara Lirih di Makam Korban Kecelakaan Bus Bromo

Menurut Tontowi, ini agar korban maupun tenaga kesehatan (nakes) yang terlibat dalam penanganan bisa kembali beraktivitas normal tanpa terbebani bayangan kecelakaan.

“Supaya mereka bisa beraktivitas seperti biasa, tanpa mengingat kejadian kemarin,” katanya.

Dia menambahkan, trauma tidak hanya dialami oleh para korban kecelakaan, tetapi juga dirasakan oleh tenaga medis yang dikerahkan membantu evakuasi di RS M. Saleh Probolinggo.

Baca juga: Satu Korban Kecelakaan Maut Tengah Hamil, Masih Dirawat di ICU RSUD Probolinggo

“Ada tim kami yang diturunkan di RS M. Saleh. Melihat teman sejawatnya dengan luka parah tentu menimbulkan trauma tersendiri, apalagi bagi para korban,” jelasnya.

Kecelakaan bus yang terjadi sehari sebelumnya mengakibatkan 8 orang meninggal dunia dan 22 orang lainnya mengalami luka berat maupun sedang. Sebagian korban mengalami patah tulang di lengan maupun kaki, sementara lainnya menderita luka ringan.

Dapatkan informasi lainnya di Googlenews, klik : Tribun Jatim Timur

Ikuti saluran whatsapp, klik : Tribun Jatim Timur

(TribunJatimTimur.com)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved