Selasa, 5 Mei 2026

Hari Santri 2025

Peringati Hari Santri, Wakil Bupati Pasuruan Ajak Santri Jadi Pelaku Peradaban Dunia

Pemkab Pasuruan menggelar apel peringati Hari Santri Nasional 2025, di halaman Kantor Bupati Pasuruan, Rabu (22/10/2025) pagi. 

Tayang:
Penulis: Galih Lintartika | Editor: Haorrahman
Pemkab Pasuruan
HARI SANTRI: Pemkab Pasuruan menggelar apel peringati Hari Santri Nasional 2025, di halaman Kantor Bupati Pasuruan, serta menyerahkan bantuan sembako dan kaki palsu kepada belasan disabilitas, Rabu (22/10/2025) pagi. 

TRIBUNJATIMTIMUR.COM, Pasuruan - Pemkab Pasuruan menggelar apel peringati Hari Santri Nasional 2025, di halaman Kantor Bupati Pasuruan, Rabu (22/10/2025) pagi. Apel dipimpin Wakil Bupati Pasuruan KH Shobih Asrori.

Hadir Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan Samsul Hidayat, Kepala Kejaksaan Negeri Pasuruan Teguh Ananto, Sekda Yudha Triwidya Sasongko, para kepala OPD, camat, staf ahli, serta sejumlah kiai dan tokoh ulama, di antaranya KH Ali Ridho, KH Imron Mutamakkin, dan KH Ahmad Faishol.

Apel diikuti ratusan peserta dari berbagai organisasi keagamaan dan kepemudaan, seperti Ansor, Banser, Pagar Nusa, IPNU, PP Wahid Hasyim, PP Dalwa, Sekolah Rakyat, dan MAN.

Gus Shobih, sapaan akrab Wakil Bupati menyampaikan, tema Hari Santri tahun ini, “Mengawal Indonesia Merdeka Menuju Peradaban Dunia”.

Baca juga: Konten Kreator Probolinggo Akhirnya Minta Maaf usai Hina Santri, PCNU: Maaf Diterima, Hukum Berjalan

Menurutnya ini harus menjadi pengingat peran santri dalam menjaga kemerdekaan sekaligus membangun kemajuan bangsa.

“Santri tidak boleh hanya menjadi penonton dalam perubahan zaman, tapi harus hadir sebagai pelaku sejarah baru. Bawa nilai Islam rahmatan lil ‘alamin untuk membangun dunia yang damai, adil, dan berkeadaban,” ujarnya.

Gus Shobih mengatakan keberadaan santri dan pesantren kini mendapat perhatian besar dari negara.

UU Nomor 18 Tahun 2019 tentang Pesantren, memberikan pengakuan dan kedudukan setara bagi pesantren sebagai lembaga pendidikan khas Indonesia.

“Pemerintah daerah komitmen melalui Peraturan Daerah tentang Pesantren. Ini bukti bahwa pesantren tidak hanya diakui, tapi juga diberdayakan secara nyata di Kabupaten Pasuruan,” urainya.

Baca juga: Polisi Lacak Jejak Digital Suami Pembunuh Istri di Banyuwangi

Dia menambahkan, pondok pesantren saat ini juga terlibat berbagai program pemerintah seperti MBG (Makmur Bersama Gus Bupati) dan CKG (Cerdas Kreatif Gemilang).

Gus Shobih berpesan agar santri masa kini terus memperkuat ilmu dan akhlak, tanpa meninggalkan semangat adaptif terhadap perkembangan zaman.

“Peluklah inovasi zaman. Bawalah semangat pesantren ke ruang publik, dunia kerja, hingga ranah global. Santri kini tidak hanya harus menguasai kitab, tetapi juga teknologi dan bahasa dunia. Dunia digital adalah medan dakwah baru,” tambahnya.

Usai apel diserahkan bantuan sembako dan kaki palsu kepada belasan disabilitas.

Baca juga: Polisi Lacak Jejak Digital Suami Pembunuh Istri di Banyuwangi

Kegiatan ditutup dengan penampilan bela diri Pagar Nusa dan paduan suara mahasiswa Kabupaten Pasuruan yang membawakan lagu-lagu perjuangan dan religi. 

Dapatkan informasi lainnya di Googlenews, klik : Tribun Jatim Timur

Ikuti saluran whatsapp, klik : Tribun Jatim Timur

(TribunJatimTimur.com)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved