KMP Tunu Pratama Jaya Tenggelam

Operasi Pencarian KMP Tunu Pratama Jaya, Tim SAR Gabungan Datangkan Perangkat Pencari Bawah Laut

Tim SAR gabungan akan mendatangkan perangkat pencari bawah laut untuk proses pencarian korban tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya

Penulis: Aflahul Abidin | Editor: Sri Wahyunik
TribunJatimTimur.com/Imam Nawawi
RILIS HASIL - Deputi Operasi SAR dan Kesiapsiagaan Basarnas R Eko Suyatno menjelaskan hasil pencarian pada H+2 tragedi tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya, Jumat (4/7/2025). Hasil pencarian nihil. 

TRIBUNJATIMTIMUR.COM, BANYUWANGI - Tim SAR gabungan akan mendatangkan perangkat pencari bawah laut untuk proses pencarian korban tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya pada hari keempat pencarian atau Sabtu (5/7/2025).

Alat underwater searching device akan didatangkan untuk itu. Selain alat, tim SAR gabungan juga menyiapkan manpawer yang bisa berupa pengoperasi alat atau penyelam dan persyaratan-persyaratan lainnya.

"Kami akan mengambil langkah untuk berikutnya menyiapkan operasi penyelaman. Namun ada tahap pendahuluan yang harus kita siapkan. Sarana-prasarana dan manpower-nya," kata Deputi Operasi SAR dan Kesiapsiagaan Basarnas R Eko Suyatno, Jumat (4/7/2025).

Tim juga telah menyiapkan data-data penunjang yang diperlukan untuk hal tersebut. Termasuk data pasang surut laut dan tingkat kedalamannya.

"Danlanal menganalisa peta laut yang beliau bawa, mulai mempelajari kedalaman laut berkisar antara 40 sampai 50 meter," imbuhnya.

Meski demikian, proses penyelaman belum tentu akan dilakukan pada pencarian esok. Penyelaman baru bisa dilakukan apabila seluruh alat, tenaga, dan syarat telah memenuhi untuk dilakukannya penyelaman.

Baca juga: Daftar Tujuh Targedi Kapal Tenggelam di Selat Bali Sejak 1985 hingga 2025

Selain rencana bawah laut, proses pencarian dari daratan, lautan, dan udara juga masih akan terus dilakukan.

"Tiga SRU masing-masing tetap melakukan tugas pencarian yang menjadi tanggung jawabnya untuk pelaksanaan hari H+3," imbuhnya.

Tim SAR gabungan meminta dukungan kepada seluruh masyarakat agar agar hasil terbaik bisa didapat dalam pencarian berikutnya. 

"Sehingga korban yang belum kita ketemukan bisa kita evakuasi dalam keadaan apapun," sambung dia. 


Dapatkan informasi lainnya di Googlenews, klik : Tribun Jatim Timur

Ikuti saluran whatsapp, klik : Tribun Jatim Timur

(TribunJatimTimur.com)

 

Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved