KMP Tunu Pratama Jaya Tenggelam

Titik Potensi Bangkai Kapal Tunu Pratama Jaya, 30 Meter Dekat Kabel Bawah Laut

Terdapat fokus utama yakni titik empat yang diduga kuat merupakan lokasi bangkai kapal, dan terletak 30 meter dari kabel bawah laut.

Penulis: Imam Nawawi | Editor: Haorrahman
tribunjatimtimur/Imam Nawawi
DEKAT KABEL LAUT: Hasil Kajian Tim Hidrosal TNI AL dipaparkan saat jumpa Pers di Pelabuhan Ketapang Banyuwangi, Jawa Timur, Selasa (8/7/2025). Ada tujuh titik duga lokasi Bangkai Kapal Tunu Pratama Jaya di Selat Bali. 

TRIBUNJATIMTIMUR.COM, Banyuwangi – Tim penyelam TNI Angkatan Laut telah memetakan tujuh titik dugaan lokasi tenggelamnya Kapal Tunu Pratama Jaya di perairan Selat Bali. Terdapat fokus utama yakni titik empat yang diduga kuat merupakan lokasi bangkai kapal.

Komandan Gugus Tempur Laut Komando Armada II, Laksamana Pertama TNI Endra Hartono, mengungkapkan titik keempat terletak sekitar 30 meter dari kabel bawah laut yang menghubungkan Pulau Jawa dan Bali.

“Di titik nomor empat itu, jaraknya sejauh 30 meter dari kabel bawah laut,” ujar Endra dalam konferensi pers di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, Selasa (8/7/2025).

Baca juga: Atas Dasar Kemanusiaan, Operasi Pencarian Korban KMP Tunu Pratama Jaya Diperpanjang Tiga Hari 

Endra menjelaskan, pemetaan dilakukan menggunakan alat deteksi bawah laut seperti magnetometer dan multibeam echosounder. Hasilnya ada tiga titik yang menunjukkan keberadaan logam di dasar laut, yakni titik 4, 5, dan 7.

“Namun setelah dilakukan identifikasi lanjutan menggunakan side scan sonar, indikasi paling kuat mengarah ke titik empat,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia menyebut analisis visual tiga dimensi dari lokasi masih dalam tahap penyusunan dan belum dapat dipublikasikan.

Baca juga: Ibu Korban KMP Tunu Pratama Jaya Bersimpuh di Peti Jenazah Anaknya

“Untuk gambaran tiga dimensinya, masih dalam proses dan akan kami sampaikan kembali lebih lanjut. Saat ini tim sedang melakukan pembahasan internal,” imbuh Endra.

Deputi Operasional dan Kesiapsiagaan Basarnas, Laksamana TNI (Purn) R. Eko Suyatno, menyatakan temuan ini menjadi kunci penting dalam keberhasilan operasi pencarian dan pertolongan (SAR) beberapa hari ke depan.

“Hasil deteksi bawah air ini akan segera kami tindak lanjuti, demi memaksimalkan pencarian terhadap para korban,” katanya.

Dapatkan informasi lainnya di Googlenews, klik : Tribun Jatim Timur

Ikuti saluran whatsapp, klik : Tribun Jatim Timur

(TribunJatimTimur.com)

 

Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved