KMP Tunu Pratama Jaya Tenggelam

Penyeberangan Ketapang-Gilimanuk Sepekan Tragedi KMP, Penumpang Masih Dihinggapi Rasa Khawatir

Penyeberangan Ketapang-Gilimanuk via Pelabuhan Ketapang terpantau berjalan normal pasca tragedi tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya

Penulis: Erwin Wicaksono | Editor: Sri Wahyunik
TribunJatimTimur.com/Erwin Wicaksono
PENYEBERANGAN - Situasi penyeberangan menuju Selat Bali dari Pelabuhan Ketapang, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, Rabu (9/7/2025) dini hari. Cuaca dan gelombang laut saat itu sedang bersahabat. 

Mendekati tengah Selat Bali arus gelombang laut juga terpantau tenang. Kapal melaju dengan mulus ke arah pulau Bali tepatnya Pelabuhan Gilimanuk.

Baca juga: Korban Tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya Asal Blitar, Bareng Ayah Hendak Kirim Keramik ke Bali

Sementara itu, Supriyono, sopir minibus travel trayek Malang - Surabaya - Denpasar menilai akhir-akhir ini penyebrangan menuju Bali kerap dihantui gelombang laut tinggi. 

"Apalagi di daerah Badung dikabarkan usai terjadi banjir dan merusak jalan nasional Gilimanuk-Denpasar ini semakin rumit. Setelah tragedi kapal mereda, kini diuji lewat jalan," Keluhnya saat hendak keluar dari dermaga sesampainya di Pelabuhan Gilimanuk. 

KMP Pratitha IV sampai dengan selamat di Pelabuhan Gilimanuk Bali pada Pukul 4:40 WIB. 

Kendaraan bergantian keluar menuju dermaga dan melanjutkan kembali perjalanan. 

Tantangan para pengemudi kini adalah menghadapi kemacetan jalan imbas kerusakan jalan Nasional Gilimanuk-Ketapang lantaran tergerus banjir sejak Minggu (6/7/2025). 

Akibatnya jalur Denpasar-Gilimanuk kini ditutup. Ini diakibatkan badan jalan di dekat Pasar Bajera, Kecamatan Selemadeg, Tabanan, jebol hingga menimbulkan lubang raksasa, sejak Senin (7/7/2025).

 

Dapatkan informasi lainnya di Googlenews, klik : Tribun Jatim Timur

Ikuti saluran whatsapp, klik : Tribun Jatim Timur

(TribunJatimTimur.com)

 

Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved